Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Inovasi sebagai Semangat Perubahan

(Inmas Bali) Mengawali tahun anggaran 2017 Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menginstruksikan seluruh jajarannya untuk secara rutin menggelar evaluasi setiap bulannya yang sering kita sebut bersama “Coffee Morning”. Nantinya Coffee Morning ini akan digelar pada seluruh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali. Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar mengawali kegiatan Coffee Morning ini. Pemilihan Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar ini bukan tanpa alasan karena Ka.Kemenag Kota Denpasar menjadi salah satu contoh dari penerapan Zona Integritas, sehingga perlu kiranya kita semua jajaran di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Bali belajar dari prestasi yang diraih oleh Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar ini.

Rabu, 11 Januari 2017 bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang begitu berbeda dimata beliau. Beliau juga memaparkan bahwa kita perlu belajar lebih banyak kepada Kota Denpasar guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat guna meningkatkan citra Kementerian Agama lebih baik lagi dimata masyarakat.

Beberapa hal yang disampaikan beliau yaitu bahwa lima budaya kerja dari Kementerian Agama harus selalu didengungkan dalam setiap kegiatan sosialisasi yang melibatkan seluruh pegawai Kementerian Agama. Coffee Morning ini merupakan sarana untuk belajar dari seluruh Kantor Kementerian Agama Kabupaten lain mengenai penerapan Zona Integritas oleh Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar. Beliau juga menyampaikan bahwa inovasi menjadi suatu penyemangat kita dalam meujudkan perubahan, “jika kita mau kita pasti bisa” ujar beliau. Program dari Pemerintahan Indonesia bahwa kita menolak pungutan liar dalam bentuk apapun, maka perlu kiranya kita meniru apa yang dilakukan oleh Kota Denpasar dengan menerapkan kotak amal, dimana kota tersebut berisi sumbangan dari para pegawai secara ikhlas tanpa tuntutan apapun karena tidak ada yang bisa menyalahkan keikhlasan seseorang.

Selain itu pula I Nyoman Lastra menyampaikan bahwa perlu dibangunnya suasana kerja yang nyaman sehingga tidak ada pegawai yang merasa tersiksa dalam bekerja. Penurunan status Wajar Dengan Pengecualian dari Kementerian Agama harus kita tingkatkan menjadi Wajar Tanpa Pengecualian dimana program dari I Nyoman Lastra kedepan mampu mewujudkan WTP sebagai harga mati. Seiring dengan hasil evaluasi akhir tahun oleh Menteri Agama bahwa seluruh satuan kerja membuat perjanjian kinerja sehingga perlu dicermati dengan baik karena pemberian reward dan punishment kepada kepala satuan kerja jika target tidak mampu terwujud.

Coffee Morning dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang, Pembimas dan Kepala Sub.Bagian di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten se-Bali dan seluruh Kepala Madrasah.(sn)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Keputusan yang Benar Meniadakan Kesalahan

Rekomendasi:

Berita Terbaru: