Humas Bali, selasa 11/04/2023, Dalam
konteks kemerdekaan peran generasi muda sangat diperlukan karena merupakan
bagian dari perubahan sosial dari generasi ke generasi. Hal ini rasanya tidak
akan berubah sampai kapanpun, jika melihat karakter psikologi pemuda yang
notabene sedang memasuki masa aktif, reaktif dan kritis dalam masa perkembangan
manusia. Menyikapi hal tersebut Bidang Pendidikan Hindu telah memprogramkan
kegiatan Rumah Binar (Rumah Bimbingan Intensif Anak Remaja) Bagi Siswa Hindu
UWP (Utama Widya Pasraman) setingkat SMA di kabupaten Buleleng.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Bali yang didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Buleleng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, Kepala Bidang
Pendidikan Agama Hindu Kanwil Bali, para ketua tim dan jajaran pejabat
fungsional, hadir memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan
ini.
Mengawali sambutannya, Ka. Kanwil
mengucapkan rasa Angayu bagia dengan menghaturkan rasa terima kasih kepada Ida
Sang Hyang Widhi Wasa, karena berkat asung kerta wara nugraha beliau kita semua
dapat berkumpul dalam suasana yang baik ini, dalam kegiatan Rumah Binar Siswa
Hindu di Kabupaten Buleleng. Semua peserta yang berjumlah 60 (enam puluh) siswa
mewakili 3 (tiga) Pasraman ini harus punya rasa bangga dapat hadir dalam
kegiatan ini, karena yang hadir kali ini adalah siswa pilihan, maka dari itu
anak-anak harus mengikuti kegiatan ini dengan serius dan memetik pelajaran yang
sangat baik nantinya dari para narasumber yang sangat potensial dibidangnya,
dan tentu nantinya ada narasumber yang sama-sama masih muda dengan sharing ilmu
yang menarik terkait cerdas dan seni bermedia sosial, karena dalam situasi saat
ini lingkungan anak-anak muda tidak jauh dari yang Namanya handphone serta
media sosial, jadi nanti semua peserta harus mengikuti dengan seksama agar kita
cerdas dan menjadikan media sosial menjadi bermanfaat. Ungkap Ka. Kanwil.
Ka.Kanwil juga berpesan, di zaman milenial
saat ini kita semua tidak bisa pungkiri sangat lekat dengan kecanggihan
teknologi yang telah merubah trend, peran dan tantangan generasi muda. Pemuda
di zaman milenial ini memiliki peran sebagai pengisi kemerdekaan di NKRI ini
dengan menjadi agent of change,
innovator, dan promotor bangsa. Tantangan yang dahulu bersifat kolonialisme,
kini telah berevolusi menjadi kompetisi global. Musuh yang diperangi bukan lagi
penjajah bersenjata, melainkan ketidakmampuan dalam menyaingi cepatnya arus
perkembangan zaman.
Melalui Rumah Binar dengan tema “Pelatihan Managemen Diri dan Konselor
Sebaya” saya harapkan siswa / siswi sebagi kader bangsa dapat meningkatkan
kesadaran berbangsa dan bernegara dengan jiwa toleransi yang merupakan
kesadaran yang harus dibangun sedari dini oleh generasi muda. Tutup Ka.Kanwil
yang dilanjutkan dengan di buka secara resmi kegiatan Rumah Binar Siswa Hindu
di Kabupaten Buleleng. (tam)