Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Kreatifitas Jangan Berhenti Hanya Karena Kompetisi Usai

(Humas Bali) Usai dilaksanakan penilaian pada tanggal 1 dan 2 Juni 2022, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Abu Siri Jum’at, 3 Juni 2022 mengumumakan sekaligus penyerahkan piagam penghargaan kepada karya terbaik Kompetisi Film Pendek Islam Tahun 2022 Provinsi Bali.

Bertempat di ruang Audit Corner Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Abu Siri dalam arahannya menyampaikan agar kepada peserta yang telah mengirimkan karyanya dalam Kompetisi Film Pendek Islam untuk tetap berkarya.

“Kreatifitas ini saya harap jangan berhenti sampai disini saja usai kompetisi ini dilaksanakan, mari kita bersama meningkatkan kreatifitas kita dalam menyiarkan Islam. Gunakan sosial media dalam media berdakwah terhadap karya karya yang kita buat” Ucap Abu Siri.

Abu Siri juga berharap karya karya yang menjadi wakil dari Provinsi Bali ini dapat berprestasi pada tingkat nasional, sehingga masyarakat Bali akan memiliki kebanggaan bahwa kita mampu membuat karya yang terbaik pada tingkat nasional.

Selain itu dalam kesempatan ini juga dilakukan evaluasi yang disampaikan oleh perwakilan dewan juri. Apresiasi disampaikan atas kerja keras menghasilkan karya karya terbaik ini. Disampaikan bahwa penilaian dilakukan secara dua tahap yaitu pertama penilaian masing masing juri dan tahap kedua rapat pleno untuk menentukan peringkat yang akan dikirim ke tingkat nasional.

Kesesuaian cerita dengan tema yang diangkat pada Kompetisi Film Pendek Islam Tahun 2022 yaitu meliputi unsur syiar Islam, budaya, dan moderasi beragama. Pesan yang divisualisasikan melalui gambar juga harus mampu diterima dengan baik oleh penonton. Penilaian ini juga telah dilakukan sesuai petunjuk tertulis yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI.

Dari hasil penilaian ini menghasilkan enam karya terbaik untuk peringkat satu diraih perwakilan dari Kabupaten Buleleng dengan judul film “Kita Bersaudara”, peringkat kedua Kabupaten Gianyar dengan judul film “Tek Duk”, dan peringkat ketiga diraih oleh Kota Denpasar dengan judul film “Rumah Kedua”.

Sementara itu untuk untuk juara harapan satu diraih oleh Kota Denpasar dengan judul film “Semeton”, juara harapan kedua diraih oleh Kota Denpasar dengan judul film “Meneguhkan Tauhid Anak di Bali”, dan juara harapan ketiga diraih oleh Kabupaten Gianyar dengan judul film “Alif, Ba, Ta”.

Peringkat tiga besar akan mewakili Provinsi Bali dalam Kompetisi Film Pendek Islam tingkat nasional.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Orienetasi Peraturan Perundang-undangan Bagi Penghulu
Berita Berikutnya
Buka Kegiatan Percepatan Digitalisasi Data Layanan KUA, Ka Kanwil Marheni: Tingkatkan Validasi Data Kependudukan Melalui Penerapan Digitalisasi KUA

Rekomendasi:

Berita Terbaru: