Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Membawa Dharma Wanita Menjadi Baik, Mandiri, dan Inovatif

(Inmas Bali) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali telah memiliki Kepala Kantor baru yang telah dilantik oleh Menteri Agama RI pada tanggal 10 Oktober 2016 lalu. Seiring dengan hal tersebut maka Dharma Wanita Persatuan juga memiliki ketua yang baru, maka bertempat di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Rabu, 26 Oktober 2016 digelar acara Pembinaan Dharman Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan Sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK).


Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus Dharma Wanita pada Kementerian Agama Provinsi Bali dan juga menjadi ajang tatap muka dan perkenalan ketua Dharma Wanita yang baru. Selaku ketua Dharma Wanita yang baru ibu Ni Ketut Suarni memperkenalkan diri dan singkat menceritakan keluarga beliau. Ni Ketut Suarni juga menyampaikan bahwa kita harus meneruskan organisasi yang telah baik menjadi lebih baik serta mengharapkan kerja sama seluruh anggota dan pengurusnya. Dharma Wanita akan maju dan berjalan tergantung peran dan dorongan dari anggotanya itu sendiri. Hasil dari Munas beberapa waktu yang lalu di Yogyakarta menuntut agar Dharma Wanita untuk lebih mandiri dan inovatif tidak tergantung dari sumbangan. Sementara itu, beliau juga menyoroti kehadiran anggota yang masih cukup rendah dimana beliau mengharapkan kedepan agar lebih meningkatkan absensi selain menyoroti masalah dana. Selain itu juga untuk memudahka koordinasi dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini, maka nantinya akan dibentuk group dengan memanfaatkan social message yang ada.


Kemudian Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag dalam arahannya menyampaikan bahwa dibalik pria yang sukses terdapat wanita yang hebat. Selain itu juga beliau menyampaikan bahwa sebagai anggota dari Dharma Wanita Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali harus menguatkan rasa syukur dan membangun kebanggan bahwa Dharma Wanita Kementerian Agama adalah Kementerian Agama yang lebih hebat. Beliau juga menyampaikan bahwa kedepan Dharma Wanita harus lebih semarak, membangun koordinasi yang baik jangan saling menjatuhkan dan mendukung penuh peran kerja suaminya karena keberadaan seorang istri bisa membuat suami maju tetapi juga bisa membuat  gagal.
Acara ini juga diisi dengan penyampaian meteri dari agen Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) melalui beberapa permainan lebih menanamkan dalam diri anggota Dharma Wanita untuk mengajarkan anti korupsi kepada anak dan keluarganya. Karena dari ruang lingkup terkecil dahulu yaitu keluarga maka dapat menghasilkan generasi anti korupsi yang nantinya akan membuat Indonesia Hebat. Acara diakhir dengan penyematan pin SPAK guna menularkan ilmu yang telah didapat untuk dapat disampaikan di unit kerja maupun keluarga dari anggota Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.(sn)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Bali Raih Peringkat I BMN Award

Rekomendasi:

Berita Terbaru: