Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Membuka Dialog Moderasi Beragama, Komang Sri Marheni Mengajak Seluruh Pemuda Lintas Beragama Perkuat Toleransi

(Humas Bali) – Menjaga kerukunan umat beragama di Provinsi Bali menjadi salah satu dari tugas dan fungsi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, untuk itu Senin (08/05/2023) Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama menggelar Dialog Moderasi Beragama Bagi Pemuda Lintas Agama Provinsi Bali Tahun 2023 bertempat di B Hotel and Spa.

Dijelaskan oleh Tia Sastrina selaku Ketua Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama, bahwa Dialog Moderasi Beragama ini dilaksanakan untuk memperkenalkan kebijakan pemerintah terkait dengan moderasi beragama, menjaga pilar kerukunan hidup umat beragama, sekaligus memperteguh kesadaran tentang keniscayaan munculnya perbedaan dalam beragama dan untuk memperteguh pilar-pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini yang melibatkan pemuda dari lintas agama menjadi wadah untuk menanamkan penguatan moderasi beragama. 

“Melalui kegiatan semacam ini, pemuda diajak untuk memahami perbedaan yang ada diantara kita. Menyadari adanya perbedaan bukan hanya suku, adat, dan agama saja tetapi juga perbedaan karakter. Perlu dipahami bahwa perebedaan merupakan kodrat yang diberikan Tuhan agar hidup menjadi lebih dinamis.” Ujar Marheni.  

Disampaikan oleh Ka Kanwil bahwa dasar dari kerukunan umat beragama adalah toleransi. Jika toleransi telah terbentuk maka, kedamaian dalam kehidupan beragama dapat terbentuk. 

Lebih lanjut Komang Sri Marheni mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersama mengambil sikap netral dalam menghadapi tahun politik mendatang. Mengajak seluruh pemuda untuk bersama menguatkan moderasi beragama dan meningkatkan toleransi agar kita mampu menjaga kerukunan dalam menyambut pesta demokrasi.

Moderasi beragama adalah bagaimana kita mampu memiliki cara pandang beragama yang moderat berdiri di tengah-tengah sehingga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar tanpa menilai suatu perbedaan sebagai ancaman.

“Kami sangat meyakini kehadiran para peserta ini akan sangat memberikan kontribusi bagi Bangsa Indonesia khususnya di Provinsi Bali ini dalam menjaga Kerukunan Umat Beragama, dan kami juga meyakini sebagai masyarakat Bali, bahwa kita sudah sepatutnya selalu menjaga warisan budaya sosial yang telah diturunkan kepada kita untuk saling Asah, Asih, dan Asuh.: jelas Marheni.

Dialog Moderasi Beragama ini diikuti oleh 55 (lima puluh lima) peserta yang terdiri dari perwakilan pemuda lintas agama Kantor Kementerian Agama Kab,/Kota se-Bali, perwakilan pemuda lintas agama bidang pembimas di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bali, dan tokoh Pemuda lintas agama Provinsi Bali. selain itu juga Dialog Moderasi Beragama ini juga menghadirkan narasumber dari lembaga organisasi pemuda dan pakar media sosial yang akan memberikan pemahaman dan wawasan tentang membangun kerukunan umat bagi pemuda di era media sosial ini. (sn)

Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Melalui Orientasi PMB, Ka Kanwil Komang Sri Marheni Menyebarkan Spora Perubahan Dalam Memahami Perbedaan

Rekomendasi:

Berita Terbaru: