Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Menteri Agama SAPA 1.217 Penyuluh Agama

(Inmas Bali) Untuk memperteguh moderasi beragama dan kebersamaan umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar acara SAPA yaitu Sarapan Penyuluh Agama Bersama Menteri Agama Bapak Lukman Hakim Saifudin di Lapangan Monumen Perjuangan Bajra Sandhi Renon Denpasar, Sabtu 23 Februari 2019. Selain Bersama Menteri Agama, SAPA juga dihadiri oleh Gubernur Bali yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Gubernur Bali Bapak Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Diawali dengan senam Bersama acara begitu meriah karena antusias dari para penyuluh PNS dan Non PNS ini bersemangat dapat bertatap muka langsung dengan Menteri Agama. “SAPA ini merupakan implementasi dari penguatan tiga mantra Menteri agama yaitu Moderasi Beragama, Kebersamaan Umat dan Integrasi Data” Ujar Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra. SAPA ini juga menjadi ajang silaturahmi dari seluruh penyuluh agama baik Hindu, Islam, Kristen, Katholik, Budha, bahkan Konghuchu. 

Lukman Hakim Saifudin mengapresiasi penuh kegiatan SAPA ini dan begitu bersemangat dapat langsung bertatap muka dengan para penyuluh. Beliau juga menyampaikan bahwa sebagai penyuluh dapat menarik umatnya ke neraka jika penyampaian syiar agamanya berisikan paham kebencian dan kekerasan, jadi tidak pasti seorang penyuluh itu mampu mengantarkan umatnya Bersama ke surge beliau menyampaikan dengan mengambil cerita dari para sufi. Dalam kesempatan ini juga para penyuluh mendapatkan kesempatan untuk berdialog dengan Menteri Agama secara langsung.

Lebih lanjut Menag menyampaikan bahwa penyuluh saat ini juga harus mampu merangkul generasi milenial agar tidak cepat terhasut oleh berita hoax. Pemanfaatan sosial media sudah menjadi keharusan bagi penyuluh untuk mampu menyampaikan pesan yang benar dan menarik. Ajaran agama saat ini tidak boleh disampaikan dengan kaku, penyuluh harus mampu memiliki inovasi agar pesan yang disampaikan terasa halus, menarik, dan juga kekinian. Jadi, Menag menitipkan pesan kepada para penyuluh untuk bersama menyebarkan moderasi agama dan kebersamaan umat dengan memanfaatkan social media agar mampu menangkal berita hoax sehingga tidak hanya generasi milenial saja yang dirangkul tetapi semua umat mampu menerima pesan dari tiga mantra ini. (sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Siapkan Pemuda Guna Meneguhkan Moderasi Beragama

Rekomendasi:

Berita Terbaru: