(Humas Bali) Rapat Kerja Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Tahun 2022 ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni, Selasa 29 Maret 2022 di B Hotel and Spa Denpasar. Rakerwil ini digelar selama tiga hari dan diikuti 60 peserta dari unsur tokoh masing-masing Agama; Pejabat eselon III pada Kanwil Kemenag Provinsi Bali dan Kemenag Kabupaten Kota; Unsur KUA, Madrasah, dan; ASN pada Kanwil Kemenag Provinsi Bali.
Arjiman selaku Kepala Bagian Tata Usaha menyampaikan penyelenggaraan Rakerwil berjalan dengan baik. Apresiasi disampaikan tidak hanya kepada peserta, tetapi juga kepada panitia yang hadir tepat waktu dan disiplin mengikuti setia sesi kegiatan. Sebagai apresiasi kepada peserta dengan tingkat kehadiran tepat waktu tertinggi disampaikan reward oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Dalam arahannya Komang Sri Marheni menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya Rakerwil dengan baik sesuai harapan serta mampu menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya dan juga mampu memberikan dukungan terhadap program program prioritas Kementerian Agama. Banyak sumbangsih pemikiran yang diberikan oleh peserta melalui diskusi dalam pembahasan beberapa program prioritas Kementerian Agama yang mampu memberikan kontribusi untuk Kementerian Agama kedepannya agar lebih maju dan dapat memberikan pelayanan publik lebih maksimal.
“Saya mengharapkan seluruh peserta bahwa apa yang sudah menjadi kesepakatan dan menjadi hasil dalam Rakerwil ini semoga bisa menjadi pedoman dan panduan untuk ditindaklanjuti, baik itu untuk menyelaraskan program program yang ada di Kementerian Agama dan termasuk juga bagaimana nantinya kita mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik terhadap umat di Provinsi Bali.” Ucap Ka Kanwil.
Ka Kanwil pun menegaskan agar satuan kerja dari tingkat Kanwil hingga daerah untuk mampu menjalankan tugas tugas tupoksinya dengan baik.
Selain itu juga Ka Kanwil mengharapkan komitmen seluruh jajaran tanpa terkecuali untuk menyadari tugasnya masing masing sebagai abdi negara agar tetap mampu dan senantiasa memberikan pelayanan prima kepada publik, serta melaksanakan kebijakan kebijakan publik selalu bersikap netral serta senantiasa menjadi perekat dan pemersatu bangsa.
“Banyaknya permasalahan keagamaan yang terjadi saat ini, melalui kesempatan ini saya mengajak untuk tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan yang ada di Provinsi Bali jangan sampai ada hal kecil yang mampu memecah kerukunan terlebih tahun 2022 ini ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai tahun toleransi beragama.” Ucap Ka Kanwil.
Marheni mengajak seluruh jajarannya untuk menguatkan toleransi beragama yang ada di Provinsi Bali dengan tetap menguatkan moderasi beragama. Penguatan Moderasi Beragama diupayakan dengan cara memberikan contoh terdepan bagi umat melalui perilaku yang moderat, sehingga toleransi untuk mewujudkan kerukunan tetap “ajeg” di Provinsi Bali dapat tetap berjalan dengan baik.
Pelaksanaan Rakerwil ini pun ditandai dengan penandatanganan komitmen dari pimpinan satuan kerja terhadap hasil yang telah dicapai dalam rakerwil ini yang nantinya akan menjadi pedoman dan panduan untuk ditindaklanjuti untuk menyelaraskan program program yang ada di Kementerian Agama.(sn)