(Humas Bali) Rapat Kerja Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Tahun 2023 ditutup oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Nizar Ali Sabtu, (4/3/2023) bertempat di B Hotel and Spa Denpasar. Rakerwil ini digelar secara hybrid selama dua hari dan diikuti 72 peserta secara luring dari unsur perwakilan tokoh Agama; Pejabat eselon III pada Kanwil Kemenag Provinsi Bali dan Kemenag Kabupaten Kota; Unsur KUA, Madrasah, dan; perwakilan ketua tim kerja pada Kanwil Kemenag Provinsi Bali.
Komang Sri Marheni selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menyampaikan bahwa kegiatan Rakerwil ini dihadirkan BKN selaku pembiacara yang menyampaikan pemahaman terkait dengan penilaian kinerja ASN dan juga narasumber dari Kementerian PAN RB, untuk mengetahui arah kebijakan Kementerian PAN RB terkait Reformasi Birokrasi saat ini.
Pada kegiatan ini juga dihasilkan 9 program strategis untuk mendukung 7 program prioritas Kementerian Agama, program strategis Kementerian Agama, dan menindaklanjuti 6 pesan Menteri Agama pada Rakernas beberapa waktu lalu.
Dalam arahannya Nizar Ali mengapresiasi berbagai capaian tiada tanding yang telah diraih oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Apresiasi pertama yaitu atas pelopor dalam konteks reformasi birokrasi, apresiasi kedua yaitu atas penghargaan dan predikat WBK dan WBBM, kemudian apresiasi ketiga adalah atas capaian kinerja serapan anggaran tertinggi pada Bali yaitu 99,20.
Atas berbagai capaian yang telah diraih ini Sekjen dan Menteri Agama RI berkomitmen untuk memberikan reward atau penghargaan.
“Saya bersama Menag berkomitmen untuk memberikan Reward kepada satker yang memperoleh WBBM. Reward diberikan kepada satker yang telah berhasil meraih WBBM dan sudah siap. Siap disini dalam persepeksitf kami adalah siap menerima dan siap mempertahankan. Karena jika tidak mampu mempertahankan akan dicabut reward berupa kenaikan tukin 50% tersebut” Jelas Nizar.
Reward ini bukti dari komitmen Menag atas ukiran prestasi bagi Kementerian Agama. Bagi satker yang memperoleh predikat WBK Sekjen menjelaskan akan diberikan reward berupa tambahan anggaran sarana dan prasarana.
“Tujuan dari reward ini untuk menambah etos kerja dan peningkatan prestasi kedepannya seperti amanat Menteri Agama dalam Rakernas kemarin yaitu Jadikan capaian selama ini yang telah dirain sebagai standar pelayanan minimal.” Ucap Nizar.
Menjadi penting kehadiran Nizar Ali dalam Rapat Kerja Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bal ini untuk memberikan apresiasi atas kinerja selama tahun 2022 sekaligus memberikan semangat untuk meningkatkan kinerja dan prestasi ditahun mendatang.
Selain itu Nizar Ali pun menyampaikan hasil dari Rakernas mencanangkan tahun 2023 sebagai Tahun Kerukunan dan terima kasih disampaikan bahwa Provinsi Bali memiliki indeks kerukunan yang sangat tinggi diatas rata rata nasional.
Sebagai bagian dari komitmen dalam mengawal Tahun Kerukunan pada 2023 ini Nizar menyampaikan hasil Rakernas yaitu advokasi perijinan rumah ibadah dan penguatan deteksi dini konflik keagamaan bahwa solusi Menteri Agama dalam menangai konflik ini agar satuan kerja Kementerian Agama mampu menyediakan tempat ibadah sementara.
Dalam kesempatan ini juga diserahkan Kanwil kementerian Agama Bali Award kepada satuan kerja berprestasi yaitu penghargaan satker dengan capaian nilai kinerja anggaran tertinggi yang diraih Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, penghargaan Madrasah pelopor pembangunan ZI berpredikat WBK yang diraih oleh MAN Karangasem dan penghargaan satker capaian nilai kinerja anggaran terbaik tingkat madrasah diraih oleh MAN 3 Jembrana.(sn)