Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Menyemai Gerakan Halal untuk Semua Guna Memperkuat Ekonomi Umat

Denpasar (Kemenag) - Upaya mempercepat sertifikasi halal di Indonesia kembali diperkuat melalui gelaran Festival Halal Tahun 2025 Provinsi Bali yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Bali pada Minggu, (27/04/2025) di Halaman Kantor TVRI Provinsi Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, daya saing pelaku usaha, serta percepatan sertifikasi halal di sektor layanan wisata, khususnya untuk Usaha Mikro Kecil (UMK).

Panitia menjelaskan bahwa rangkaian acara festival ini mencakup berbagai kegiatan edukatif dan promosi, mulai dari Diseminasi Prosedur Sertifikasi Halal, Layanan Pendaftaran Sertifikasi Halal, Lomba Membuat Makanan Halal dan Bergizi, Lomba Mewarnai Produk Makanan Bersertifikat Halal, hingga Bazaar UMKM Bersertifikat Halal.

Mengangkat tema “Halal Berkelanjutan Menuju Masa Depan yang Makmur”, kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran bahwa halal tidak hanya soal agama, tetapi juga bagian dari gaya hidup modern dan ekonomi global.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, yang juga akrab disapa Babe Haikal hadir secara langsung membuka acara. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa konsep halal for everybody kini menjadi prinsip yang dipegang kuat dalam mengembangkan industri halal nasional. Ia mengungkapkan, Presiden RI telah memberi perhatian serius pada sektor halal karena menyadari pentingnya halal sebagai fondasi ekonomi dan perlindungan konsumen.

Haikal Hasan menuturkan bahwa Indonesia perlu belajar dari negara seperti Cina, yang kini menjadi produsen produk halal nomor satu di dunia. "Saat ini, bahkan negara seperti Cina menjadi penghasil produk halal nomor satu di dunia," tegasnya.

Ia menekankan bahwa transformasi halal kini meluas menjadi simbol peradaban modern, mengintegrasikan nilai kebersihan, kesehatan, dan modernitas dalam kehidupan masyarakat global.

"Halal itu bukan hanya agama, tapi gaya hidup modern," Ujar Babe Haikal.

Lebih jauh, Babe Haikal mengingatkan bahwa dari sekitar 66 juta pelaku usaha di Indonesia, baru sekitar 3 juta yang telah memiliki sertifikasi halal. Oleh karena itu, Haikal Hasan mengajak seluruh pelaku usaha di Bali untuk tidak ragu melakukan sertifikasi halal demi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis halal yang inklusif.

Festival ini juga turut dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Syarif Hidayatullah, yang mendampingi Kepala BPJPH selama kegiatan berlangsung. Kehadiran berbagai unsur, seperti Kepala Kesbangpol Provinsi Bali, anggota DPRD Provinsi Bali, perwakilan Pangdam, instansi pemerintah terkait, hingga organisasi kemasyarakatan Islam, memperlihatkan dukungan penuh lintas sektor terhadap gerakan percepatan halal di Bali.

Festival Halal 2025 Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem halal di Provinsi Bali dan diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak produk halal yang berdaya saing tinggi, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, dan memperluas manfaat halal untuk semua.(sn)


Kontributor: Satgas Halal Provinsi Bali


Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Ditjen Bimas Hindu Gelar Asesmen Pengisian Jabatan Administrasi di Kanwil Kemenag Provinsi Bali

Rekomendasi:

Berita Terbaru: