(Humas Bali) Menjadi agenda rutin tahunan bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), Minggu, 27 Maret 2022 bertempat di B Hotel and Spa Denpasar. Sekertaris Jendral Kementerian Agama RI Bapak Prof Dr H Nizar, M.Ag secara virtual membuka Rakerwil ini. Rapat kerja ini merupakan bentuk tindak lanjut atas hasil Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama RI yang dilaksanakan di Surabaya beberapa waktu yang lalu dengan mengusung tema Transformasi Layanan Umat.
Menurut Arjiman selaku Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Rakerwil ini memiliki tujuan untuk mengetahui progress perkembangan kinerja di jajaran Kementerian Agama Provinsi Bali; mengimplementasikan hasil dari Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama RI; menguatkan Sistem Manajemen Kinerja yang tangguh di Jajaran Kementerian Agama Prov Bali; membangun Digitalisisasi pelayanan yang cepat, efektif, dan efisien serta memberikan kepuasan masyarakat; dan mengkolaborasikan dan menginventarisir kebutuhan masyarakat dalam membangun Moderasi Beragama melalui Program Kementerian Agama.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni dalam sambutannya menyampaikan bahwa terkait dengan fokus Kemenag dalam melaksanakan 7 program prioritas Menteri Agama RI, Ka Kanwil mendorong seluruh jajarannya untuk mampu melihat dan memanfaatkan peluang yang ada, melangkah pada moment yang tepat sehingga seluruh kinerja yang dihasilkan tidak sia-sia dan mampu memberikan value bagi instansi sekaligus memiliki nilai jual tersendiri untuk mengangkat citra instansi.
“Puji syukur, didukung oleh kerja keras, kerja cepat, dan kerja cerdas seluruh jajaran, dalam waktu yang tidak lama, kami dapat melaksanakan Transformasi Layanan Umat dengan menghadirkan model baru pelayanan publik pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali yang bisa dilihat dari optimalisasi sarana prasarana pada Rumah Pelayanan Agama dan Keagamaan yang didukung dengan Rumah Digital Pelayanan Publik PELITA dan beberapa inovasi lainnya yang masih terus kami kembangkan, dan Astungkara, upaya kami berbuah baik yaitu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dapat meraih predikat sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima dan mengantarkan Menteri Agama RI meraih Piala Adicipta Sewaka Pertiwi sebagai Pembina Pelayanan Publik dari Kementerian PAN RB.” Ujar Ka Kanwil.
Lebih lanjut Ka Kanwil menyampaikan terkait dengan penyelenggaraan Rakernas, ada beberapa hasil Rakernas yang wajib kita ketahui dan ditindaklanjuti bersama, yakni bagaimana menyikapi tantangan perubahan dalam kehidupan umat beragama di era disrupsi saat ini, tingkat kesulitan dalam memandu dan melindungi hak-hak dan kepentingan umat semakin meningkat dan semakin kompleks.
Permasalahan ini menuntut adanya perubahan sikap dan perilaku ASN selaku pelayan publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang didukung juga dengan optimalisasi sarana dan prasarana atau infrastruktur untuk mempercepat dan mempermudah kinerja dalam pelayanan. Ini berarti, kita harus bergerak cepat dan tanggap dalam melakukan transformasi layanan publik ini.
“Keseluruhan transformasi layanan umat menuntut adanya perubahan pada sistem manajemen kinerja baik dalam hal kesesuaian antara Renstra, Peta Proses Bisnis, SOP, hingga ke Standar Pelayanan, hingga kita dapat membangun sebuah sistem koheren.”Ucap Ka Kanwil.
Menjadi tindak lanjut dari program prioritas Kementerian Agama RI, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali pada tahun 2022 ini memiliki sembilan program prioritas yaitu:
1. Program Penguatan Moderasi Beragama yang dijalankan semua Bidang Pembimas di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali
2. Program Kerukunan Umat Beragama dan Layanan Kehidupan Beragama, meliputi pembinaan umat, pemberian bantuan, dan pengembangan rumah ibadah melalui Bidang Bimas Hindu, Pembimas Kristen, Pembimas Katolik, dan Pembimas Buddha
3. Optimalisasi pelayanan publik berbasis digital dan peningkatan sarana dan prasarana
4. Program Tahun Toleransi Tahun 2022
5. Program dukungan manajemen melalui sekretariat
6. Program pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM
7. Program Revitalisasi KUA melalui Bidang Bimas Islam
8. Program Peningkatan Pelayanan Haji dan Umrah melalui “Mahabah” Manasik Haji Sepanjang Hayat”
9. Program peningkatan kualitas pendidikan agama
Hal-hal yang ingin dicapai pada pelaksanaan rakerwil ini adalah terpantaunya progress perkembangan kinerja di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali; Sebagai implementasi dan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama RI; dan terbentuknya ide-ide dan pokok pikiran yang mampu mewujudkan sistem manajemen kinerja yang tangguh di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, adanya standarisasi pembangunan layanan digital, dan program pengembangan Moderasi Beragama.(sn)