Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Pembudayaan Pancasila Bagi ASN dan Dharma Wanita Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali

(Inmas Bali) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali terkait isu marak yang saat ini beredar dalam kehidupan bermasyarakat kita yaitu mengenai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bertempat di aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Jum’at 26 Mei 2017 digelar kegiatan Workshop Gerakan Pembudayaan Pancasila. Mengutip arahan Menteri Agama saat Rapat Koordinasi di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Bali pada bulan April lalu bahwa dengan menghormati perbedaan atau menghormati umat agama yang lain tidak akan mengurangi nilai keyakinan dari agama yang kita anut.


Hal ini perlu disampaikan karena kita sebagai pegawai di bawah Kementerian Agama harus mampu memberikan contoh dalam kehidupan bermasyarakat terhadap pemahaman akan Pancasila. NKRI merupakan harga mati yang tidak dapat diganggu gugat. Sehingga dengan mengamalkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu Integritas, Profesionalitas, Tanggungjawab, Inovasi, dan Keteladan kita mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Pengamalan nilai Pancasila dalam lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu pada nilai keteladanan. Kita sebagai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama harus mampu memberikan keteladanan yang baik di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Workshop ini juga dikaitkan dengan pertemuan rutin anggota dharma wanita persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali agar para istri pejabat di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali juga paham akan nilai-nilai pancasila sehingga mampu mendukung kinerja dari suami mereka dalam mewujudkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama. Karena bagaimanapun dibalik lelaki yang sukses terdapat peran serta wanita hebat dibelakangnya.


Pegawai dibawah Kementerian Agama harus selalu bersyukur karena secara tidak langsung kita harus memahami nilai agama yang kita yakini meskipun dalam kinerja kita tidak langsung bersentuhan dengan umat beragama. Tudag berat bagi Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama karena masyarakat akan menganggap kita semua paham akan nilai agama. Sehingga kita harus mampu memberikan contoh yang baik dalam berkehidupan maupun berkeluarga.(sn)


Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Pentas Seni Wawasan Kebangsaan Merajut Kebhinekaan Nusantara

Rekomendasi:

Berita Terbaru: