Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Pengukuhan Majelis Da’i Kebangsaan, Dirjen Bimas Islam: Agama Harus Hadir Menjawab Isu Isu Pembangunan

(Humas Bali) – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengukuhkan Pengurus Wilayah Majelis Da’i Kebangsaan (MDK) Provinsi Bali, Selasa (12/12/2023) di 100 Sunset Hotel, Kabupaten Badung.

Kamarudin mengajak para Dai agar mampu memperkenalkan islam dalam versi utuh dan sempurna yang mampu memberikan kontribusi dalam kehidupan, dengan demikian masyarakat akan memahami agama menjadi penting dan fundamental yang memberikan kesejukan dan kedamaian.

“Saya berharap kehadiran MDK dapat bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memecahkan dan mengeksekusi isu isu pembangunan dimasyarakat. Para Dai saat ini tidak hanya berbicara tentang akidah saja tetapi harus mampu berbicara tentang isu aktual ditengah masyarakat,” ujar Kamarudin.

Eksistensi Da’i Kebangsaan adalah perwujudan dari implementasi nilai Pancasila Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya da’i kebangsaan mempunyai misi untuk mensyiarkan islam dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia. Hal ini di sampaikan oleh Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi.

Zayadi mengajak peserta yang merupakan tokoh organisasi masyarakat di Bali untuk bersama bergerak dalam merawat kebhinekaan, menciptakan harmoni, serta memperkuat Moderasi Beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pengukuhan Pengurus Wilayah Majelis Dai Kebangsaan Provinsi Bali ini dihadiri oleh Dirjen Bimas Islam, Komaruddin Amin, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Wida Sukmawati, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bali, serta Kepala Seksi Urusan Agama Islam se Bali.

Mewakili Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, H. Abu Siri menyampaikan ucapan selamat datang. Disampaikan oleh Abu Siri bahwa hampir setiap tahun, dilaksanakan program Bimtek Penceramah, tentu memiliki tujuan agar Provinsi Bali memiliki konstribusi besar pada negara didalam mencetak para da’i yang berkualitas secara keilmuan dan perilaku.

Sementara itu ketua panitia kegiatan H. Jauhari menyampaikan peserta yang akan dikukuhkan sebagai pengurus wilayah da’i kebangsaan adalah sebanyak 35 orang yang terdiri dari unsur organisasi masyarakat di Provinsi Bali dan Kanwil Kemenag Provinsi Bali.

Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara dari MUI Provinsi Bali, Polda Bali, dan Pangdam IX Udayana.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Orienetasi Peraturan Perundang-undangan Bagi Penghulu
Berita Berikutnya
Kukuhkan Pokja Majelis Taklim dan IPARI Provinsi Bali, KaKanwil Mengajak Pentingnya Merawat Kebersamaan dan Persatuan

Rekomendasi:

Berita Terbaru: