Denpasar (Kemenag) - Menjadi wakil dari Kementerian Agama dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) yang dilakukan oeh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mengerahkan seluruh daya dan upayanya dalam memberikan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada publik.
Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menjadi saksi pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggara pelayanan publik oleh tim evaluator dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPANRB), Kamis (1/8/2024). Acara ini dihadiri oleh tim evaluator KemenPANRB yang terdiri dari Fajar Kurniawan Firdaus, Harry Alfredo Purba, dan Henny Krisnawaty Purba.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya bangga dengan komitmen yang kuat dalam membangun pelayanan publik yang prima dan berkeadilan. "Kami telah meraih berbagai predikat seperti pelayanan publik prima, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), serta aktif berpartisipasi dalam kompetisi inovasi pelayanan publik," ujar Komang Sri Marheni.
Dalam pemaparannya, Komang Sri Marheni menjelaskan bahwa Kanwil Kemenag Provinsi Bali telah melaksanakan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Inovasi-inovasi tersebut mencakup pembangunan Rumah Binar untuk anak dan remaja serta layanan inklusif untuk kelompok rentan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Selain itu, mereka juga telah menerapkan sistem antrean elektronik dan offline, serta Kartika (Kartu Tidak Antre).
Lebih lanjut, pelayanan publik di Kanwil Kemenag Provinsi Bali mencakup 43 layanan dengan standar yang telah ditetapkan dan dipublikasikan. "Kami juga melakukan survei kepuasan masyarakat secara rutin, dengan hasil yang selalu meningkat," tambahnya.
Komang Sri Marheni menekankan pentingnya profesionalisme SDM, dengan pelatihan dan penggunaan seragam serta ID card untuk petugas layanan. Waktu layanan yang jelas dan akses layanan online melalui WA Siaga juga menjadi perhatian utama mereka. "Budaya layanan kami berbasis pada nilai-nilai religi, ramah, empati, loyalitas, ikhlas, dan integritas. Penghargaan dan sanksi diterapkan untuk mendorong semangat para pemberi layanan," katanya.
Kanwil Kemenag Provinsi Bali juga berkomitmen untuk selalu meningkatkan sarana dan prasarana, termasuk layanan dengan bahasa isyarat dan bahasa Inggris, terutama di KUA dan layanan haji. Komang Sri Marheni berharap kehadiran tim evaluator dari Kementerian PANRB dapat memberikan petunjuk dan dukungan untuk terus maju dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik.
Ketua tim evaluator dari Kementerian PANRB, Fajar Kurniawan Firdaus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan keduanya ke Bali sejak pertama kali pada tahun 2021. Fajar mengungkapkan bahwa pada kunjungan pertama, kondisi Kanwil Kemenag Provinsi Bali sudah sangat baik dan tantangan terbesar adalah mempertahankan kualitas tersebut. "Tiga tahun kemudian, saya mengamati bahwa kualitas dan konsistensi pelayanan di Kanwil Kemenag Provinsi Bali tetap luar biasa, bahkan dengan peningkatan yang signifikan," ujarnya.
Fajar Kurniawan Firdaus juga menyatakan bahwa timnya akan melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik untuk memastikan proses pelayanan dari awal hingga akhir berjalan dengan baik. Harapannya adalah pelayanan yang konsisten dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Ia juga mengakui tantangan unik yang dihadapi oleh Kantor Kementerian Agama di Bali karena mayoritas umatnya adalah Hindu. "Kantor ini harus menjadi simbol kerukunan umat beragama dan menunjukkan bagaimana pelayanan keberagamaan dapat diselenggarakan dengan baik oleh tim yang solid," ungkapnya.
Menutup sambutannya, Fajar menyampaikan bahwa timnya akan memberikan feedback dan rekomendasi kecil untuk perbaikan lebih lanjut berdasarkan observasi di lapangan. Ia juga mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dan proses yang luar biasa selama tiga tahun terakhir, berharap agar konsistensi ini terus dijaga.
Acara ini menunjukkan komitmen kuat Kanwil Kemenag Provinsi Bali dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik dan menjadi contoh bagi instansi lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(sn)