Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Resmikan Gedung SBSN di Bali, Sekjen Mengajak Bersama Menjaga Amanah dan Meningkatkan Pelayanan Pendidikan Agama dan Keagamaan

(Humas Bali) Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag Kamis, (7/12/2023) melakukan pembinaan pegawai dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan peresmian gedung Madrasah dan Balai Nikah dan Manasik Haji yang pembangunannya bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2023, acara ini dipusatkan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.

Komang Sri Marheni selaku Kepala Kanwil dalam ucapan selamat datangnya menyampaikan berita menggemberikan yang patut dibanggakan oleh seluruh jajaran Kementerian Agama bahwa dua satuan kerja di bawah binaan  Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional di Kementerian PAN RB, yakni: 

1. Penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik Penyedia Sarana dan Prasarana Ramah Kelompok Rentan bagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem;

2. Penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik Penyedia Sarana dan Prasarana Ramah Kelompok Rentan bagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli; dan

3. Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 dengan nilai A- untuk layanan barang pada Kementerian Agama.

“Atas capaian yang diraih ini, kami sangat optimis dapat memperkuat perubahan birokrasi ke arah yang lebih baik lagi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik berkeadilan bagi seluruh umat,” Ujar Marheni.

Prestasi penghujung tahun ini tentunya  hanya sebagian kecil prestasi yangg berhasil diraih Kemenag Provinsi Bali, banyak juga prestasi lain baik dari Madrasah, Pontren, KUA juga lainnya. Hal ini membuktikan kesungguhan dan komitmen kami dalam meninngkatkan pelayanan kita untuk umat.

Disampaikan juga oleh KaKanwil bahwa pada tahun anggaran 2023 ini Provinsi Bali terdapat 3 (tiga) Gedung Madrasah yaitu MIN 5 Buleleng, MIN 5 Jembrana, dan MTsN 3 Jembrana serta 2 (dua) Balai Nikah dan Manasik Haji yaitu KUA Kecamatan Gerokgak dan KUA Kecamatan Kuta yang dibangun dengan menggunakan pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total anggaran sebesar Rp18.342.495.000,- (delapan belas miliar tiga ratus empat puluh dua juta empat ratus sembilan puluh lima ribu rupiah).

“Kita harus  bersyukur, karena kita  mendapat perhatian luar biasa dari Kementerian Agama RI, terbukti dengan gedung SBSN yang kita terima dari tahun ke tahun terus bertambah. Untuk tahun 2024 nanti ada total 10 SBSN yang akan kita terima,” jelas KaKanwil.

Sementara itu dalam arahannya Nizar Ali dalam kesempatan ini mengingatkan kepada seluruh pegawai dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali pentingnya untuk selalu meningkatkan kompetensi. Untuk itu Nizar menegaskan bahwa perlunya uji kompetensi agar mampu mencetak sumber daya yang professional pada Kementerian Agama.

“Penting juga dipahami oleh kita bersama selau ASN pada Kementerian Agama bahwa perjanjian kinerja menjadi pegangan kita dalam berkinerja. Karena dari perkin tersebutlah kinerja kita selaku ASN dapat diukur,” jelas Nizar.

Kemudian lebih lanjut Nizar dalam sambutannya membahas terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur pendukung pelayanan umat masih cukup tinggi. Untuk itu, Kementerian Agama secara terus menerus berupaya melakukan peningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana dengan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah melalui sumber pembiayaan SBSN. 

Keberadaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara hadir sebagai salah satu inovasi sumber pendanaan APBN untuk pembiayaan proyek infrastruktur, penyediaan pelayanan umum, dan pemberdayaan industri dalam negeri sebagai skema pembiayaan infrastruktur dan peningkatan pelayanan umum telah membantu  mengakselerasi perbaikan layanan di Kementerian Agama yang tersebar di 34 provinsi, baik terkait perbaikan layanan fungsi agama maupun fungsi pendidikan. 

Fokus pemanfaatan anggaran SBSN oleh Kementerian Agama pada dua hal prioritas, yaitu: Pertama, Peningkatan Kualitas Pelayanan Kehidupan Keagamaan, meliputi Revitalisasi dan Pengembangan Asrama Haji, Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji, Pembangunan Pusat Layanan Halal, dan Revitalisasi dan Pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu serta Pusat Layanan Literasi Keagamaan Islam (PLKI); dan 

Kedua, Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan, meliputi Peningkatan Akses dan Mutu Madrasah dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Provinsi Bali, hingga akhir tahun 2023 telah dibangun berbagai gedung Madrasah di 20 lokasi dengan total anggaran Rp91.5 milyar; 13 (tiga belas) Balai Nikah 4 dan Manasik Haji dengan total anggaran Rp16,46 milyar serta 2 (dua) gedung PLHUT dengan total anggaran Rp5,35 milyar. 

“Mengingat besarnya perhatian Pemerintah kepada Kementerian Agama dalam upaya peningkatan layanan umat, saya mengajak kepada kita semua untuk menjaga amanah tersebut dengan baik dan memaksimalkan utilitasnya agar memberikan manfaat optimal bagi pelayanan pendidikan agama dan keagamaan,” Ujar Nizar.

Lebih lanjut Nizar juga menjelaskan bahwa KUA merupakan unit terdepan dari Kementerian Agama yang  bersinggungan langsung dengan kebutuhan masyarakat akan pelayanan di bidang keagamaan. Citra Kementerian Agama sangat dipengaruhi oleh citra KUA di masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatkan citra KUA di masyarakat dilakukan melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana KUA. 

Pembangunan fisik gedung-gedung tersebut akan mendorong peningkatan layanan keagamaan karena Gedung SBSN KUA yang kita resmikan ini telah dirancang dan dibangun dengan sebaik-baiknya agar bisa memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan ke depan akan semakin terus meningkatkan pelayanannya. 

“Selanjutnya, terkait pembangunan gedung-gedung Madrasah dengan sumber dana SBSN, kami harapkan mampu berkontribusi maksimal meningkatkan mutu pendidikan agama, khususnya di wilayah Provinsi Bali. Madrasah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan berpengetahuan luas,” harap Nizar.

Pembinaan pegawai dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan peresmian gedung Madrasah dan Balai Nikah dan Manasik Haji yang pembangunannya bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon III dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se Bali, Kepala Madrasah dan Kepala KUA se Bali serta ketua tim kerja dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Sinergi Kanwil Kemenag Provinsi Bali Bersama Densus 88 AT Polri Jelang Tahun Politik

Rekomendasi:

Berita Terbaru: