(Inmas Bali) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali membuka secara resmi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V Tingkat Provinsi Bali Tahun 2018 Kamis, 29 Maret 2018 bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Segara Mantra, Denpasar Bali. PPSN ini diikuti oleh 208 orang peserta yang terdiri dari siswa pondok pesantren seluruh Kabupaten/Kota se-Bali.
Bapak H. Salim Samlan dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan dari digelarnya PPSN ini adalah mendorong persatuan dan kesatuan yang mampu melakukan aksi bela Negara sehingga semakin memupuk jiwa nasionalisme bagi seluruh santri, kemudian membangun citra pesantren sebagai wadah yang menghasilkan kualitas yang tidak hanya cerdas intelektual tetapi juga secara spiritual dan yang terakhir menyaring santri-santri terbaik yang akan mewakili Provinsi Bali di PPSN tingkat nasional di Provinsi Jambi pada bulan September mendatang.
Kemudian dalam arahannya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan pramuka ini merupakan gambaran dari Kementerian Agama untuk mendorong dan memacu pendidikan Islam. Selain itu juga beliau menyampaikan bahwa melalui perkemahan ini mampu meningkatkan minat santri terhadap pramuka, serta mendukung santri lebih aktif, mandiri, dan unggul. “Santri Pramuka memiliki kelebihan tersendiri yaitu kekuatan dalam ibadah yang menjadi kekuatan tersendiri” ucap Nyoman Lastra. Karena menurut beliau selain cerdas intelektual tetapi juga cerdas secara spiritualnya.
Perkemahan Pramuka Santri Nusantara ini mengambil tema “Kita Tingkatkan Iman dan Pererat Rasa Persaudaraan, Serta Kita Tingkatkan Kepedulian Menuju Satu Pramuka Satu Indonesia” dan dilaksanakan selama tiga hari terhitung mulai tanggal 29 hingga 31 Maret 2018. Adapun beberapa lomba yang diperlombakan yaitu memasak, pioneering, senam semaphore, tenda perkemahan, teknologi tepat guna, sendra tari Bali Islam, membuat rakit kreasi, membuat film documenter, dan ketangkasan baris berbaris.(sn)