Denpasar (Kemenag) - Usai pelaksanaan apel bendera dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama RI, Jum’at (03/01/2025), Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar tasyakuran di Aula Kanwil Kemenag Bali. Acara ini menjadi wujud syukur atas pencapaian yang diraih sepanjang tahun 2024, termasuk penghargaan bergengsi Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
Ketua panitia HAB ke-79, Made Subawa, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah terlaksana dengan lancar dan tanpa kendala berarti. Ia menegaskan bahwa meski diselenggarakan dengan sederhana, peringatan ini tidak kehilangan makna dan tetap memberikan kesan mendalam.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Bali, Syarif Hidayatullah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi panitia dalam melaksanakan seluruh rangkaian acara. Ia mengingatkan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan Kementerian Agama, menjaga marwah dan integritas institusi adalah sebuah keharusan. "Keberhasilan kita meraih penghargaan ini adalah kebanggaan sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujarnya.
Menteri Agama RI juga memberikan apresiasi atas capaian ini melalui pesan yang disampaikan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama di Indonesia. Penghargaan Pelayanan Prima dari KemenPANRB, yang diraih berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2024, disebut sebagai bukti komitmen Kanwil Kemenag Bali dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebagai puncak acara tasyakuran, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh ketua panitia sebagai simbol rasa syukur. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada kelompok rentan, sebagai bentuk kepedulian sosial, dan penghargaan kepada guru berprestasi serta para pemenang lomba dalam rangka memeriahkan HAB ke-79.
Melalui momen ini, Kanwil Kemenag Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan, mengharumkan nama baik Kementerian Agama, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (sn)